Apakah kau pernah merasakan di
jadikan seperti buku?
Buku iyalah gudang ilmu .
Benar sekali, buku itu aku .
Jika buku iyalah gudang ilmu, maka aku iyalah gudang ceritamu mu .
Sejuta trik
tipu alasan pernah kau berikan kepadaku,
seribu kesedihan sudah menjadi
santapan ku.
Maka akulah buku usang berdebu milikmu .
Yang ketika aku baru, kau
slalu membuka ku setiap hari, kau slalu membacaku, kau slalu menyentuhku, jika
aku kotor ataupun sobek , kau merasa bersalah .
Hingga mencapai pertengahan
buku tersebut.
Begitu juga hubungan kita .
Jika awal adalah mula sgala sesuatu
yang indah , maka pertengahan kisah adalah cobaan .
Menangis, marah, jenuh,
patah hati sudah menjadi bulanbulananku.
Namun bagaimana mana bisa .
Aku
seperti buku mu yang berdebu, yang tak layak pakai,
selembar demi selembar
isiku mulai berhilangan, seperti juga rasa sayang dan cintaku untukmu . Percuma
saja jika lembaran itu kau lem, tetaplah berbekas luka nya .
Aku wanita , yang
memiliki hati setipis kulit bawang,
mudah terica ica saat kau mengupasiky .
Hubungan kita memasuki akhir bagian dari buku,
yang tak pernah kau sadari
bukumu ini telah rusak, buku mu ini telah berdebu usang , lembarannya koyak dan
hilang .
Saat kau tidak perduli padaku maka saat itu pula aku mengerti dengan
Kebodohan.
Kau tak sadar , diluar sana masih banyak orang yang membutuhkan ku ,
masih banyak orang yang lebih menginginkan aku .
Aku memanglah buku usang
milikmu ,
namun ketika aku menjadi milik orang lain , yang slamanya
menganggapku baru , dan aku menjadi berarti dan terkuat .
Yakinlah tak akan
menemukan buku yang sama seperti aku . Dan kau tak akan pernah memiliki aku
lagi .
Apakah kau pernah merasakan di
jadikan seperti buku?
Buku iyalah gudang ilmu .
Benar sekali, buku itu aku .
Jika buku iyalah gudang ilmu, maka aku iyalah gudang ceritamu mu .
Sejuta trik
tipu alasan pernah kau berikan kepadaku,
seribu kesedihan sudah menjadi
santapan ku.
Maka akulah buku usang berdebu milikmu .
Yang ketika aku baru, kau
slalu membuka ku setiap hari, kau slalu membacaku, kau slalu menyentuhku, jika
aku kotor ataupun sobek , kau merasa bersalah .
Hingga mencapai pertengahan
buku tersebut.
Begitu juga hubungan kita .
Jika awal adalah mula sgala sesuatu
yang indah , maka pertengahan kisah adalah cobaan .
Menangis, marah, jenuh,
patah hati sudah menjadi bulanbulananku.
Namun bagaimana mana bisa .
Aku
seperti buku mu yang berdebu, yang tak layak pakai,
selembar demi selembar
isiku mulai berhilangan, seperti juga rasa sayang dan cintaku untukmu . Percuma
saja jika lembaran itu kau lem, tetaplah berbekas luka nya .
Aku wanita , yang
memiliki hati setipis kulit bawang,
mudah terica ica saat kau mengupasiky .
Hubungan kita memasuki akhir bagian dari buku,
yang tak pernah kau sadari
bukumu ini telah rusak, buku mu ini telah berdebu usang , lembarannya koyak dan
hilang .
Saat kau tidak perduli padaku maka saat itu pula aku mengerti dengan
Kebodohan.
Kau tak sadar , diluar sana masih banyak orang yang membutuhkan ku ,
masih banyak orang yang lebih menginginkan aku .
Aku memanglah buku usang
milikmu ,
namun ketika aku menjadi milik orang lain , yang slamanya
menganggapku baru , dan aku menjadi berarti dan terkuat .
Yakinlah tak akan
menemukan buku yang sama seperti aku . Dan kau tak akan pernah memiliki aku
lagi .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar